STEBIS Darussalam Berpartisipasi Dalam Festival Film Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan

STEBIS Darussalam Berpartisipasi Dalam Festival Film Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan

Mahasiswa STEBIS Darussalam ikut berpartisipasi dalam festival film pendek berbahasa daerah yang diinisiasi oleh Dinas Pengembangan Bahasa dan Pembukuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Casting dilakukan di daerah Tulunggoni Kecamatan Lempuing yang disutradarai oleh bapak M. Anwar Nurkholis selaku dosen STEBIS Darussalam sekaligus pembimbing program kreativitas mahasiswa dengan wadah “Nawa Sena”. Proses pembuatan film memakan waktu 3 bulan mulai dari penyusunan scenario, dialog, casting, hingga editing. Yang menjadi nilai lebih dari kegiatan ini adalah seluruh pemeran dan crew yang terlibat dalam pembuatan film ini berstatus mahasiswa aktif.

Casting film STEBIS Darussalam

Casting film dalam festival film pendek Kemendikbud

Dalam festival film ini, perguruan tinggi mengangkat tema cerita daerah yaitu “Putri Kemarau”. Cerita ini mengisahkan Putri Jelitani yang merupakan puteri raja di sebuah kerajaan di sematera selatan. Negeri tersebut dilanda kemarau yang berkepanjangan. Keadaan yang sulit itu baru akan pulih jika ada salah satu gadis yang mau berkorban dengan menceburkan diri di laut.

Karena tidak ada satupun gadis yang mau melakukannya, akhirnya puteri Jelitani menyatakan kerelaannya. Meskipun Raja bersikeras melarangnya, sang putri tetap pada pendiriannya untuk mengorbankan jiwanya demi kemakmuran negeri. Setelah sang putri menenggelamkan diri di laut, seketika langit menjadi mendung dan turunlah hujan.

Seluruh rakyat bersuka cita, namun di lain sisi juga dirundung kesedihan terlebih sang raja. Tak disangka ternyata putri Jelitani tidak hanyut di laut dan selamat karena diselamatkan oleh Allah Yang Maha Kuasa karena keikhlasannya dalam berkorban demi kepentingan rakyatnya.

Keikutsertaan kampus dalam festival ini merupakan kontribusi dalam melestarikan cerita daerah sekaligus bahasa daerah. Sebagaimana kita ketahui, dewasa ini pengetahuan dan bahasa daerah mulai terpinggirkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.